Sabtu, 22 Agustus 2015

Nama - nama Pintu Surga

Firman Allah yang artinya: “…sehingga apabila mereka sampai kepadanya [surga] pintu-pintunya dibukakan…” (az-Zumar: 73)
Segolongan ulama ahli tafsir mengatakan bahwa pada ayat di atas, huruf wau berarti delapan sehingga dapat disimpulkan bahwa surga mempunyai delapan pintu. Pendapat pertama ini didasarkan kepada sabda Rasulullah saw. sebagaimana diriwayatkan oleh Umar bin Khaththab berikut:
Dari Umar bin Khaththab ra. bahwa Nabi saw. bersabda: “Tidak seorangpun di antara kalian yang berwudlu dengan menyempurnakan wudlunya, kemudian ia mengucapkan “AsyHadu allaa ilaaHa illallaaHu wahdaHu laa syariikalaHu wa asyHadu anna Muhammadan ‘abduHuu wa rasuuluHu (Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah)” kecuali dibukakan baginya ke delapan pintu surga, yang dapat ia masuki dari manapun ia suka.” (HR Muslim)
Dalam menentukan pintu-pintu surga ini, sebagian ulama menjelaskan, sebagaimana diterangkan dalam sebuah hadits dalam kitab al-Muwatha’, karangan Imam Malik, dan telah disahkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim berikut ini:
Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang bersedekah kepada sepasang suami istri di jalan Allah, ia akan dipanggil dari balik pintu-pintu surga, dengan suara: ‘Hai hamba Allah, inilah yang lebih baik.’
Barangsiapa yang termasuk golongan orang-orang yang mengerjakan shalat, ia akan dipanggil dari balik pintu shalat.
Barangsiapa yang termasuk golongan orang-orang yang melakukan jihad, dia akan dipanggil dari balik pintu jihad.
Barangsiapa yang termasuk golongan orang-orang yang mengerjakan puasa, dia akan dipanggil dari balik pintu ar-Rayyan [pintu kesegaran].
Dan barangsiapa yang termasuk golongan orang-orang yang bersedekah, ia akan dipanggil dari balik pintu sedekah.”
Abu Bakar ra. bertanya: “Demi ayah dan ibuku, wahai Rasulallah, bagi orang yang dipanggil dari salah satu pintu itu, tentu tidak ada keberatan baginya. Namun apakah ada seseorang yang dipanggil dari balik semua pintu itu?” Rasulullah saw. menjawab: “Ya, ada. Dan aku mengharapkan engkau termasuk dari golongan mereka itu.” (HR Bukhari dan Muslim)

Syeikh Qadhi Iyadh berkata: “Imam Muslim dalam hadits ini telah menuturkan tentang pintu-pintu surga yang empat, sementara imam yang lain menyebutkannya hingga delapan pintu, yaitu ditambah dengan pintu taubat, pintu kadziminal ghaidh (orang-orang yang mampu menahan amarahnya), pintu Radhin (orang-orang yang ridha), dan pintu Aiman (kanan). Orang-orang yang bisa masuk surga dari pintu-pintu tersebut adalah mereka yang masuk surga tanpa hisab.”
Sebagian ulama menyatakan bahwa pintu surga lebih dari delapan. Pernyataan ini didasarkan pada sebuah hadits riwayat Imam Bukhari dari Umar bin Khaththab ra.:
Dari Umar bin Khaththab ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang berwudlu dengan sempurna, kemudian mengucapkan, ‘AsyHadu allaa ilaaHa illallaaHu wahdaHuu laa syariikalaHu wa asyHadu anna muhammadan ‘abduHuu wa rasuuluHu (aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah).’ Dengan sebenarnya atau dari lubuk hatinya –perawi hadits ini sepertinya ragu antara kata-kata ‘sebenarnya’ atau kata ‘dari lubuk hatinya’ – baginya akan dibukakan pintu-pintu surga yang delapan buah di antara pintu-pintu di hari kiamat.” (HR Bukhari)
Kalimat dalam hadits “Baginya akan dibukakan pintu-pintu surga yang delapan buah di antara pintu-pintu di hari kiamat.” Mengisyaratkan bahwa jumlah pintunya lebih dari delapan. Namun menurut pendapat Mahir Ahmad asy-Syufy, riwayat yang paling benar adalah yang menyatakan bahwa jumlahnya delapan buah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih Sudah Membaca Blog Saya, Silahkan Tinggalkan Komentar