Selasa, 21 Juni 2016

Kalian Para Istri ! INGATLAH akan Hal Ini ...

Assalaamu'alaikum Warohmatullaahi Wabarokaaatuh...

Bagi anda yg udah berkeluarga...
Ingatkah dengan kalimat ini. . .?

''Aku terima nikahnya si dia binti ayah si dia dengan Mas
Kahwinnya di bayar kontan,,,,,,, ''

Singkat, padat dan jelas.

Tapi tahukan makna 'perjanjian/ ikrar'' tersebut ?

''maka aku tanggung dosa2nya si dia dari ayah dan ibunya, dosa apa saja yg telah dia lakukan, dari tidak menutup aurat hingga ia meninggalkan sholat.

Semua yg berhubungan dgn si dia, aku tanggung dan bukan lagi orang tuanya yg menanggung, serta akan aku tanggung semua dosa calon anak2ku''. Jika aku GAGAL?
''maka aku adalah suami yang fasik, ingkar dan aku rela masuk neraka, aku rela malaikat menyiksaku hingga hancur tubuhku''. (HR. Muslim)

Duhai para istri,,

Begitu beratnya pengorbanan suamimu terhadapmu, karena saat Ijab terucap, Arsy_Nya
berguncang karena beratnya perjanjian yg di buat oleh manusia di depan RABB nya, dgn di saksikan para malaikat dan manusia, maka andai saja kau menghisap darah dan nanah dari hidung suamimu, maka itupun belum cukup untuk menebus semua pengorbanan suami terhadapmu.

20 Perilaku Durhaka
Istri Terhadap Suami

Ada beberapa faktor yang
dapat menjadi penyebab
perilaku durhaka istri
terhadap suami,
antara lain :

1. Kedudukan sosial istri
lebih lebih tinggi
daripada kedudukan suami,

2. Istri lebih kaya dari
suami,

3. Istri lebih pandai dari
suami,

4. Watak istri lebih keras
dari suami,

5. Istri berasal dari
lingkungan budaya yang
menempatkan perempuan
lebiih berkuasa daripada
suami,

6. Istri tidak mengerti
tuntunan agama yang
menempatkan istri dan
suami pada ketentuan
yang sebenarnya.

Adapun 20 perilaku
durhaka istri terhadap suami
adalah sebagai berikut :

1. Mengabaikan Wewenang
Suami.

Di dalam rumah tangga, istri
adalah orang yang berada di
bawah perintah suami. Istri
bertugas melaksanakan
perintah-perintah suami yang
berlaku dalam rumah tangganya.

Rasulullah menggambarkan
seandainya seorang suami memerintahkan suatu pekerjaan berupa memindahkan bukit merah ke
bukit putih atau sebaliknya, maka tiada pilihan bagi
istrinya selain melaksanakan
perintah suaminya.

2. Menentang Perintah
Suami.

Di dalam rumah tangga,
perintah yang harus
dilaksanakan istri adalah
perintah suami. Begitu juga
larangan yang harus
dilaksanakan istri adalah larangan suaminya.

Sabda Rasulullah :

"Tidaklah seorang perempuan
menunaikan hak Tuhannya
sehingga ia menunaikan hak
suaminya". (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

Hadits tersebut tidak serta
merta menempatkan
kedudukan suami sederajat
dengan Tuhan, tetapi hanya
menerangkan bahwa jika hak suami untuk ditaati isstrinya
yang sesuai dengan ketentuan
Allah itu dilanggar oleh
istrinya, ini berarti sama
dengan istri melanggar
perintah Allah SWT.

3. Enggan Memenuhi
Kebutuhan Seksual Suami.

Perkawinan diatur oleh
syari'at Islam untuk
memberikan jalan yang halal
bagi suami dan istri untuk
melakukan hubungan seksual
atau penyaluran dorongan biologis. Dengan demikian
manusia dapat melakukan
regenerasi keturunan dengan
cara yang diridlai Allah SWT.

Karena itu, Islam menegaskan bahwasanya istri
yang menolak ajakan suaminya
berarti membuka pintu laknat
terhadap dirinya.

4. Tidak Mau menemani
Suami Tidur.

Dari Abu Hurairah ra,
Rasulullah bersabda :

" ...Bila seorang istri semalaman
tidur terpisah dari ranjang
suaminya, maka malaikat
melaknatnya sampai Shubuh."

Bila istri ingin tidur sendiri,
sedang suaminya berada di
rumah pada malam harinya,
maka ia harus meminta ijin
terlebih dahulu pada
suaminya.

5. Memberatkan Beban
Belanja Suami.

Allah SWT telah
menegaskan bahwa setiap
suami bertanggung jawab
memberi nafkah istrinya
sesuai dengan kemampuan.

Istri yang menyadari bahwa suaminya miskin tidak dibenarkan menuntut belanja dari suaminya hanya
mempertimbangkan
kebutuhannya sendiri
sehingga memberatkan suaminya.

6. Tidak Mau Bersolek
Untuk Suaminya.

Para istri diperintahkan
untuk berkhidmat pada
suaminya, termasuk mengurus
dirinya sendiri dengan
berhias dan berdandan
sehingga dapat m

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih Sudah Membaca Blog Saya, Silahkan Tinggalkan Komentar