Jumat, 17 Juni 2016

Memahami Islam yang Benar

Umat Islam kini telah terpecah belah, berkelompok-kelompok, satu sama lain saling membangga-banggakan golongannya. Ketika satu per satu golongan ditanya, “apa pengangan/rujukan kalian?” pasti mereka menjawab “rujukan kami Al-Qur’an dan Hadits Nabi”.

Jika kita melihat realita yang ada, contoh seperti orang-orang syiah, ketika mereka ditanya tentang pengangan/rujukan mereka, pasti mereka akan menjawab “rujukan kami Al-Qur’an dan Hadits Nabi”. Tetapi kenapa para ulama sepakat mengatakan mereka telah tersesat jauh, bahkan ada sebagian ulama  yang mengkafirkannya ?

Contoh yang lain missal Ahmadiyah, ketika mereka ditanya tentang pengangan/rujukan mereka, pasti mereka akan menjawab “rujukan kami Al-Qur’an dan Hadits Nabi”. Tetapi kenapa para ulama sepakat mengatakan mereka telah menyimpang dan tersesat jauh ?

Begitu pula dengan orang-orang yang berpemahaman khawarij, yang dengan seenaknya mengkafirkan saudara muslim yang lain tanpa bukti, bahkan melakukan tindakan teror dengan pengeboman di sana-sini, ketika mereka ditanya tentang pengangan/rujukan mereka, pasti mereka akan menjawab “rujukan kami Al-Qur’an dan Hadits Nabi”. Tetapi kenapa para ulama sepakat mengatakan mereka telah menyimpang dan tersesat jauh ?

Mungkin akan timbul dibenak kita, kenapa mereka bisa menyimpang dari ajaran Islam ini? padahal rujukan mereka sama yakni Al-Qur’an dan Hadits Nabi

Bukankah ada sebuah hadits dari Rasulullah, Beliau bersabda, “Aku tinggalkan padamu dua perkara yang kalian tidak akan tersesat apabila (berpegang teguh) kepada keduanya, yaitu Kitabullah dan Sunnahku. Tidak akan bercerai-berai sehingga keduanya menghantarku ke telaga (Surga).” (Dishahihkan Al-Albani dalam kitab Shahihul Jami’)

lalu dimana salahnya?, sudah berpegang teguh dengan Al-Qur’an dan Hadits(sunnah) kok masih dikatakan tersesat dan menyimpang oleh para ulama.

Ini yang akan kita bahas pada buletin kali ini, bagaimana kita bisa memahami Islam dengan benar, agar kita tidak menyimpang dari jalan yang lurus.

Terpecahnya Islam

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengabarkan kepada kita tentang terpecahnya umat Islam ini, beliau bersabda,

“Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari ahli kitab telah berpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan. Dan sesungguhnya agama ini (Islam) akan berpecah belah menjadi tujuh puluh tiga golongan, tujuh puluh dua golongan tem-patnya di dalam Neraka dan satu golongan di dalam Surga, yaitu al-jama’ah.” (HR. Ahmad dan yang lain. Al-Hafidh menggolongkannya hadits hasan)

Dalam suatu riwayat, “(Al-Jama’ah adalah) siapa yang berada di atas seperti apa yang saya (yakni Rasulullah) dan para shahabatku berada di atasnya”. (Hadits hasan dari seluruh jalan-jalannya)

Arti terpecah menjadi 73 golongan bukan jumlahnya 73, akan tetapi bilangan 73 mengisyaratkan akan terpecah menjadi banyak golongan, sebagaimana yang dijelaskan oleh Ash Shan’ani Rahimahullah

Hadits di atas juga mengabarkan bahwa yang selamat dari api neraka hanya 1 golongan, sedangkan yang lainnya akan mampir dulu ke neraka, dan ketika Rasulullah ditanya oleh para sahabatnya tentang siapa yang 1 golongan selamat itu, Rasulullah pun bersabda “al-jama’ah”, dalam riwayat lain “yang aku dan para sahabatku meniti di atasnya.” (HR. At-Tirmidzi, dan di-hasan-kan oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ 5219)

Sekarang terjawab pertanyan diatas, kenapa banyak kelompok yang menyimpang, padahal rujukan dan pedoman mereka sama yakni Al-Qur’an dan Hadits.

Jawabnya karena mereka tidak mengamalkan Al-Qur’an dan hadits sesuai dengan pemahaman para sahabat, mereka memahami Al-Qur’an dan hadits dengan pemahaman mereka sendiri, sehingga tidak menutup kemungkinan akan terjadi penyimpangan dalam cara mereka memahami serta mengamalkan Islam.

Memahami Islam yang Benar

Mengapa kita harus beragama dan beribadah sesuai dengan pemahaman (manhaj) para sahabat ?

Karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberi wasiat kepada kita (yakni umatnya) untuk berpegang teguh dengan p

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih Sudah Membaca Blog Saya, Silahkan Tinggalkan Komentar