Ketika kita baru lulus, sensasi euforia hanya akan bertahan sampai
kita wisuda. Selepas itu, banyak dari kita yang akan galau dengan masa
depan. Belum lagi dunia kerja kini semakin kompetitif. Mau nggak mau,
kamu harus sabar saat belum bisa diterima di kantor impian.
Ada beban tersendiri yang kita rasakan ketika belum berhasil mendapat
pekerjaan. Luntang-lantung, tidak mandiri secara finansial, dan merasa
membebani orang tua: hal-hal itu selalu kita pikirkan. Tapi, menganggur
bukan berarti kamu nggak bisa produktif. Bukan juga lantas kamu bisa
malas-malasan. Supaya tetap tajam dan memanfaatkan waktu dengan
maksimal, kamu bisa kok melakukan hal-hal di bawah ini!
1. Buatlah jadwal kegiatan yang pasti
Menganggur bukan berarti kamu nggak bisa punya kegiatan yang jelas.
Dengan waktu luang yang melimpah, bukankah banyak yang sebenarnya bisa
kamu kerjakan?
Pertama, kamu bisa melakoni hobimu yang dulu lagi. Bersepeda gunung,
utak-atik motor, nonton film, atau menulis kreatif. Kedua, kamu bisa
pergi ke luar dan makan dengan teman-teman lama. Siapa tahu dari situ
kamu dapat tawaran pekerjaan? Ketiga, kamu harus rutin mencari lowongan
dan mempersiapkan lamaran.
Makanya, penting banget untuk membuat
to-do list kegiatan
yang bisa kamu lakukan. Buatlah pagi-pagi, agar energimu bisa tetap
terarah dan banyak hal hari itu yang bisa terselesaikan.
2. Carilah kerja sambilan atau kerja temporer yang ringan.
“Ih, masa’ sarjana kerja sambilan? Gengsi dong!” Pikirmu. Kalau begitu, coba pikir lagi. Lebih gengsi kerja sambilan atau di rumah saja dan nggak berbuat apa-apa?
Sembari mengirimkan lamaran ke perusahaan-perusahaan, isilah waktumu
dengan melakukan kerja sambilan atau temporer. Kamu bisa kok mencoba
bergabung dengan
event-event seperti pameran elektronik, kendaraan bermotor, maupun konser musik.
Event-event
seperti itu biasanya diadakan dalam hitungan hari saja dan butuh banyak
orang. Upahnya juga lumayan besar, berada di kisaran ratusan ribu.
Meskipun cuma temporer, tetap bekerjalah dengan sungguh-sungguh.
Dengan menunjukkan kinerja yang baik, kamu bakal punya kesempatan lebih
besar untuk direkrut lagi. Bahkan bukan gak mungkin kamu justru
dipercaya buat menangani tanggung jawab yang lebih besar. Selain itu,
ini juga kesempatan untuk memperkaya pengalaman kerjamu.
3. Atau, bekerjalah secara online.
Kamu mungkin punya keahlian yang spesifik, seperti entri data,
desain, maupun menulis artikel. Dengan sedikit kemampuan berbahasa
Inggris, kamu bisa menawarkan jasamu secara sebagai
freelancer ke berbagai belahan dunia. Sudah banyak situs yang mengakomodasi pertemuan freelancer dengan pengguna jasanya, seperti
freelancer dan
fiverr. Kenapa nggak kamu coba?
4. Isi waktumu dengan berolahraga.
Selain menjaga tubuh tetap sehat dan bugar, berolahraga juga menjaga
pikiran tetap segar dan positif. Lewat olahraga, kamu bisa
mempertahankan performa fisik dan mentalmu untuk tetap bersemangat
menghadapi hari. Jadi kalau kamu menganggur dan merasa ngantuk
terus-menerus, mendingan olahraga aja deh.
5. Beres-beres sambil menjual barang yang gak terpakai.
Manfaatkan waktu luangmu buat membereskan tempat tinggalmu: isi
lemari, perkakas yang gak terpakai, juga kotak-kotak usang yang isinya
entah apa. Barang-barang yang gak lagi terpakai bisa kamu buang,
sumbangkan atau mungkin dijual. Lumayan,’kan, untuk menambah pundi-pundi
dompetmu.
6. Perkaya wawasan lewat seminar dan pelatihan.
Kamu boleh saja menganggur, tapi otakmu gak boleh ikutan tumpul.
Untuk memperkaya wawasan dan mengasah pikiran agar tetap tajam dan
kritis, kamu bisa mengikuti seminar dan pelatihan yang diadakan di
kotamu. Beberapa di antaranya gratis, lho. Selain ilmumu bertambah,
sertifikat yang kamu dapatkan juga lumayan untuk menghiasi CV-mu.
7. Asah keterampilanmu lewat kursus.
Manfaatkan waktumu untuk mengasah keterampilan dan mempelajari hal
baru dengan mengikuti kursus. Kalo kamu merasa ikut kursus itu mahal dan
jadwalnya mengikat sementara kamu gak punya banyak uang karena
nganggur, mampir dulu ke artikel
ini deh. Siapa tahu, kemampuan yang kamu pelajari berguna buat pekerjaanmu nanti.
8. Jadilah sukarelawan.
Menjadi relawan adalah cara yang oke untuk mengisi waktu luangmu.
Jika kamu melakukan pekerjaan relawan di bidang yang memang kamu tekuni,
kamu bisa memanfaatkannya untuk menambah pengalaman kerja yang
memperkuat CV-mu. Lagipula, melakukan kebaikan juga akan membuatmu tetap
optimis dalam merengkuh pekerjaanmu selanjutnya.
9. Kamu juga bisa membuka usahamu sendiri.
Saat kamu menganggur, membuka usaha sendiri bisa menjadi alternatif
yang baik untuk memperoleh pemasukan. Memang sih, membuka usaha sendiri
seringkali butuh modal dan menyita waktu. Tapi kalau kamu bisa
melakukannya, itu bisa menjadi nilai plus bagi resume-mu. Lagipula siapa
yang tahu, bisnismu ini justru menjadi pekerjaan purnawaktu buatmu.
10. Perluas koneksi.
Koneksi adalah kunci penting saat kita sedang mencari pekerjaan yang
kita inginkan. Departemen Sumber Daya Manusia akan menaruh perhatian
lebih pada resume-resume yang direkomendasikan oleh orang dalam
perusahaan. Jadi, biarkan teman, kerabat, dan kolegamu tahu kalo kamu
memang sedang mencari pekerjaan. Bersikaplah baik pada semua orang,
karena kita gak pernah tahu dari mana pintu kesempatan kita akan
terbuka.
11. Jangan lupa sisihkan waktu untuk dirimu sendiri.
Oke, kamu sudah melakukan segala yang kamu mampu untuk mendapatkan
pekerjaan yang kamu inginkan dan menambah pundi-pundi di kantongmu. Kamu
patut berbangga pada dirimu sendiri. Tapi, jangan lupa menyisihkan
waktu untuk dirimu sendiri. Luangkan waktu sejenak untuk relaksasi dan
berdoa, biar kamu tetap produktif di esok hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima Kasih Sudah Membaca Blog Saya, Silahkan Tinggalkan Komentar