Sabtu, 22 Agustus 2015

Sifat Pintu Surga

Rasulullah menjelaskan karakteristik pintu-pintu surga dalam sebuah hadits yang sangat panjang tentang syafa’atul udzma atau pertolongan besar.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. bahwa suatu hari Rasulullah saw. disuguhi sekerat daging. Beliau pun mengambilnya dengan terheran-heran. Beliau mencicipinya satu gigitan dan bersabda, “Aku adalah pemimpin manusia kelak pada hari kiamat. Tahukah kalian mengapa demikian ?” dan seterusnya [hadits ini sengaja dipotong karena sangat panjang] hingga beliau berkata, “Akhirnya, orang-orang pun mendatangiku. Mereka berkata, ‘Wahai Muhammad, engkau adalah Rasulullah dan penutup para Nabi. Allah telah mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu dan yang akan datang. Syafaatilah kami di hadapan Tuhanmu. Tidakkah engkau memperhatikan keadaan kami? Tidakkah engkau memperhatikan apa yang kami alami?’ kemudian aku pergi ke bawah ‘Arsy. Aku bersujud kepada Tuhanku. Kemudian Allah membukakan dan memberikan ilham kepadaku tentang puji-pujian dan sanjungan terbaik pada-Nya yang tidak diberikan kepada siapapun selain diriku. Kemudian Allah berfirman, ‘Hai Muhammad, angkatlah kepalamu! Mintalah niscaya permintaanmu akan dikabulkan. Mintalah syafaat, niscaya engkau akan diberi wewenang untuk memberi syafaat.’ Aku pun mengangkat kepalaku, lalu berkata, ‘Wahai Tuhanku, umatku, umatku.’ Lalu Allah berfirman, ‘Hai Muhammad, umatmu yang tidak perlu dihisab, masukkan ke dalam surga dari pintu sebelah kanan di antara pintu-pintu surga yang ada. Sedangkan umatmu yang lain, masukkan dari pintu-pintu surga selain pintu kanan itu.’ Demi Allah, Dzat yang menguasai diriku, sungguh jarak antara dua sisi pintu surga seperti jarak antara kota Makkah dan kota Hajar, atau seperti jarak antara kota Makkah dan kota Bushra.” (HR Muttafaq ‘alaiHi, Muslim, dan Turmudzi)
Hajar adalah nama salah satu kota di Bahrain. Jarak antara kota Hajar dan Makkah adalah 1.160 km. Sedangkan Bushra ada di Suriah. Jarak antara kota Bushra dan Makkah adalah 1.250 km. Artinya, luar sebuah pintu surga sekitar 1.200 km. Di dalam hadits di sebutkan tentang luasnya sebuah pintu surga karena hari itu benar-benar penuh sesak oleh manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih Sudah Membaca Blog Saya, Silahkan Tinggalkan Komentar